Tag-Archive for » wanita «

Garis Hidup

 

garis_tanganLangit masih tetap biru meski hati dan jiwa ini semakin tak menentu warnanya, masalah ‘engkau’ tak akan pernah hadir jika alam pikiran, otak dan logika ini tak mengundangnya. Meskipun aku menyadari masalah selalu ada disekitar kita. Apapun  yang telah terjadi itu adalah hasil dari semua perkara  yang telah kita lakukan sebelumnya, aku meyakini akan satu hal “tiap-tiap diri bertangung jawab atas apa yang telah diperbuat”, aku akan mengajakmu untuk bersama-sama membentuk jiwa kita yang rapuh menjadi manusia yang lebih berakhlak, bermoral, bertangung jawab dan dapat mengambil keputusan. more »

Bakti Seorang Istri

Alkisah ada seorang istri yang sangat mencintai suaminya, dia rela melakukan apa saja demi membahagiakan suaminya. Sang suami pun sangat mencintai istrinya dan selalu memanjakan istrinya. Pada suatu pagi, sang istri menanyakan apakah sang suami ingin sarapan sebelum pergi kerja. more »

Dirimu dan Isi Kepalamu

Dirimu yang selalu mengumandangkan bahwa sosokmu terhormat,  dari kalangan baik-baik, terpelajar, berpendidikan dan masuk dalam strata kaum intelektual ternyata tak mampu tuk mengendalikan emosi dan pengembangan dari pemikiranmu sendiri.

Dirimu dan jiwamu termasuk dalam ketgori manusia kesepian, jiwamu tak mampu berdialog dengan dirimu sendiri sehingga dirimu menganggap setiap umpatan yang terucap  sebagai sesuatu yang biasa dan wajar.  Dirimu dan ideologi tertutup, dijalankan melalui mekanisme propoganda dan teror yang hanya bisa beraksi tetapi tidak pernah berinisiatif,  yang menyebabkan dirimu jatuh dalam tirani logika. more »

Wanita Modern yang Ndeso, adakah?

Emansipasi !!! itulah yang selalu didengungkan oleh aktivis perempuan, atau mereka-mereka yang selalu memperjuangkan kesamaan hak antara pria dan wanita. Emansipasi akhirnya melahirkan wanita-wanita modern, wanita-wanita yang berpikiran maju, demokratis dan liberal. Merekalah yang umum kita sebut dengan wanita-wanita karir, wanita dengan pendidikan yang bagus, pekerjaan yang baik, status sosial yang terpandang dan tentunya dengan tingkat kemapanan dan kemandirian yang tinggi.

Namun emansipasi ternyata membawa perubahan lain dalam perilaku wanita-wanita modern ini. Beberapa dari mereka tidak mau lagi mengerjakan “pekerjaan-pekerjaan wanita”. Tidak mau lagi mencuci, menyapu, mengepel bahkan untuk menyiapkan sarapan dan kopi hangat di pagi hari untuk sang suami pun sudah enggan, semua beralih ke pembantu. Bahkan beberapa dari mereka sampai mengatakan “saya bukan pembantu” saat sang suami meminta sebuah masakan…….ahhh….bukannya masakan istri akan terasa sangat lezat dibandingkan masakan pembantu. Bukankah ada satu bumbu yang tidak bisa diberikan oleh pembantu dalam masakan itu, bumbu cinta tentunya.

more »